Ciri Ciri Sipilis Berdasarkan Stadium 1, 2, 3 dan 4

Ciri Ciri Sipilis pada pria dan wanita
Ciri ciri sipilis berbeda pada setiap stadium. Setiap stadium  awal 1, 2, 3, 4 atu akhir berbeda. Meskipun semua orang mengalami perkembangan penyakit yang berbeda, penyakit sipilis mempunyai empat tahap atau stadium dengan ciri yang berbeda. Banyak orang yang tak sadar bahwa mereka terkena sipilis karena pada tahap awal, penyakit ini seakan sembuh dengan sendirinya.

Namun, penyakit sipilis tak bisa sembuh kecuali bakteri penyebabnya, Treponema Pallidum, dibasmi dengan antibiotik. Jika tak diobati, penyakit ini akan terus bersarang dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan kerusakan serius, bahkan kematian.

Empat Tahapan dalam Perkembangan Penyakit Sipilis


Masing-masing dari empat tahap penyakit sipilis mempunyai tanda dan gejala yang berbeda. Tahapan-tahapan ini bisa muncul secara bersamaan, dan tidak semua orang mengalami semua ciri ciri sipilis yang disebutkan.

Meskipun demikian, infeksi sipilis bisa terjadi jika ada bakteri yang masuk lewat membran mukus seperti alat kelamin, mulut, hidung, dan anus serta luka terbuka.

Tahap Primer


Tahap ini bisa dimulai kapan saja, dari 10 hingga 90 hari setelah masuknya bakteri penyebab sipilis. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu inkubasi dari masuknya bakteri hingga tahap primer berlangsung selama 3 minggu.

Ciri ciri sipilis yang paling awal terjadi adalah luka yang terjadi di lokasi masuknya bakteri penyebab sipilis. Ini biasanya terjadi pada bagian alat kelamin, anus, rektum, atau di sekitar mulut.

Luka ini biasanya berbentuk bundar, keras, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Penampilannya bisa berbeda dari orang ke orang. Jumlahnya pun beragam, dari satu hingga beberapa luka. Karena tidak menimbulkan sakit, luka ini bisa saja tidak disadari oleh penderita. Luka ini akan bertahan selama 3 hingga 6 minggu dan sembuh dengan sendirinya.

Tetapi, jika spilis tidak segera didiagnosa dan diobati dengan antibiotik, penyakit ini akan berkembang ke tahap selanjutnya yaitu tahap sekunder.

Ciri ciri sipilis pada tahap primer:

1. Luka dengan ukuran kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit yang sembuh dalam waktu 3 hingga 6 minggu tanpa pengobatan apa pun

2. Kelenjar limfa yang membesar di sekitar area masuknya bakteri


Tahap Sekunder


Pada tahap ini, gejala sipilis menjadi lebih terlihat karena penyakit sudah menjalar lewat darah ke kulit, hati, kelenjar limfa, otot, dan otak. Enam minggu hingga tiga bulan setelah luka dari tahap primer telah sembuh, akan timbul ruam yang mengindikasikan mulainya tahap kedua dari penyakit ini. ruam bisa timbul dalam berbagai bentuk. Warnanya pun bisa beragam, dari merah muda hingga kelabu. Penampilan ruam ini bisa berbeda antar penderita.

Ciri ciri Sipilis pada Tahap Sekunder:

1. Ruam pada telapak tangan dan kaki

2. Ruam pada lengan dan tungkai

3. Bercak putih di dalam mulut, vagina, dan membran mukus lainnya

4. Bagian kulit berwarna kelabu atau merak muda

5. Bagian yang lembab pada alat kelamin atau lipatan kulit

6. Demam tinggi

7. Malaise

8. Kehilangan nafsu makan

9. Penurunan berat badan

10. Nyeri otot

11. Nyeri sendi

12. Sakit tenggorokan

13. Kerontokan rambut

14. Penurunan daya penglihatan

15. Keletihan berlebih

Jika tidak segera dilakukan penanganan yang tepat, penyakit ini akan berlanjut ke tahap ketiga, yaitu tahap laten.

Tahap Laten


Tahap ini adalah yang paling membingungkan bagi pasien dan dokter yang menangani. Pada tahap laten ini, tidak ada gejala dan ciri ciri sipilis yang terlihat jelas, namun penyakit ini masih aktif di dalam tubuh. Bakteri penyebab sipilis masih hidup di dalam kelenjar limfa dan limpa itu sendiri. Untuk penderita, gejala sipilis yang mengganggu sudah hilang dan biasanya terlupakan.

Tahap ini bisa berlangsung selama beberapa tahun, bahkan seumur hidup jika tidak ada penanganan yang tepat dengan antibiotik dan tes lanjutan. Dari seluruh pasien yang sampai ke tahap laten, sekitar sepertiganya akan berlanjut ke tahap akhir, yaitu tahap tersier.

Tahap tersier


Ini adalah tahap di mana sipilis menjadi masalah serius. Pada tahap ini, penyakit sipilis akan mempengaruhi otak, jantung, pembuluh darah, sistem saraf pusat, hati, tulang, dan sendi. Tahap ini sangat serius dan biasanya terjadi dalam 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi. Kerusakan pada organ, otak, dan bagian tubuh lainnya yang terjadi pada tahap ini bisa berakibat kematian.

Ciri ciri sipilis pada tahap tersier

Gejala sipilis yang muncul pada tahap ini berbeda pada setiap orang, tergantung organ tubuh apa yang terkena dampak dari penyakit. Beberapa ciri ciri sipilis yang umum muncul pada tahap ini adalah:

1. Kerusakan jantung

2. Tumor pada hati, kulit, atau tulang

3. Kelainan pada sistem saraf pusat (neurosifilis)

4. Nyeri sendi

5. Paralisis

6. Masalah dengan koordinasi tubuh

7. Kehilangan fungsi indera

8. Kebutaan (sipilis okuler)

9. Penurunan intelijensi

10. Perubahan kepribadian

11. Impotensi

12. Kerusakan pada saraf

13. Kerusakan pada otak

Seiring dengan perkembangan sipilis, penyakit ini dapat berkembang menjadi beberapa kondisi seperti neurosipilis dan sipilis okuler yang menyebabkan kebutaan.

Neurosipilis


Kondisi ini bisa terjadi pada tahap apa pun dari perkembangan penyakit sipilis. Neurosipilis adalah keadaan saat sipilis sudah menjalar ke sistem saraf. Setelah didiagnosa, penyakit ini akan diobati dengan antibiotik. Prognosisnya tergantung seberapa awal neurosipilis dilacak dan diobati. Pengobatan neurosipilis bisa berbeda pada setiap kasus.

Ciri ciri sipilis yang menyerang saraf (Neurosipilis):

1. Sakit kepala yang parah

2. Kelakuan yang tak wajar

3. Penurunan fungsi indera

4. Kesulitan mengatur pergerakan otot

5. Paralisis

6. Mati rasa

7. Demensia

Sipilis Okuler

Sipilis bisa menyerang bagian mata kapan saja, bahkan merusak struktur mata. Karena semakin banyak pasien sipilis okuler, para praktisi kesehatan dianjurkan untuk mengamati ciri ciri sipilis okuler yang muncul dan memperhatikan semua keluhan yang disampaikan penderita sipilis, khususnya menyangkut mata.

Penanganan sipilis okuler mirip dengan neurosipilis, dan setiap orang bisa mendapat penanganan yang berbeda.

Ciri ciri Sipilis Okuler:

1. Gangguan penglihatan

2. Keakuratan visual yang berkurang

3. Kebutaan permanen

Gumma


Gumma juga merupakan gejala yang bisa muncul kapan saja setelah terjadi infeksi sipilis. Gumma adalah tumor yang bisa muncul di dalam mulut atau hidung, pada lidah, tulang, kulit atau di dalam organ tubuh. Meskipun gumma pada organ paling banyak muncul pada hati, bisa juga terjadi kemunculan gumma pada organ lain seperti otak, jantung, testis, dan mata.

Sipilis kongenital


Saat ibu hamil menderita sipilis, penyakit ini bisa menurun ke janin yang dikandung sehingga menyebabkan beberapa masalah berikut ini:

1. Berat badan bayi rendah

2. Cacat bawaan

3. Kejang

4. Gangguan perkembangan

5. Kematian janin

Ibu hamil yang menderita sipilis mempunyai 40 persen kemungkinan melahirkan janin yang sudah mati. Maka dari itu, sangat penting bagi setiap ibu hamil untuk menjalani tes sipilis saat pemeriksaan kandungan pertamanya sehingga penanganan bisa dilakukan sedini mungkin demi kesehatan ibu dan janin.

Komentar