20 Pencegahan Sipilis Secara Alami

 Pencegahan Sipilis Secara Alami
 Pencegahan Sipilis Secara Alami
Sipilis adalah suatu penyakit yang ditularkan secara seksual. Perkembangan penyakit ini dibagi menjadi empat tahap, yaitu primer, sekunder, laten, dan tersier atau tahap akhir. Jika ditemukan dan diobati sejak dini, sipilis bisa diobati. Pencegahan sipilis pun sebaiknya dilakukan agar anda terhindar dari penyakit yang ganas ini.

Namun, terkena sipilis satu kali bukan berarti anda tidak akan terkena lagi setelahnya. Jika terkena sipilis, penyakit ini bukan hanya berbahaya bagi anda, namun juga berbahaya bagi orang di sekitar anda. Lindungi diri anda dari penyakit sipilis dengan cara melakukan hubungan seks yang aman, menghindari perilaku dengan risiko tinggi, dan melakukan tes darah secara teratur.

Melakukan hubungan seks yang aman

1. Batasi jumlah pasangan anda.

Jika anda aktif secara seksual, anda bisa mencegah terkena sipilis dengan cara membatasi jumlah pasangan seksual anda. Risiko anda terkena sipilis berbanding lurus dengan jumlah pasangan yang anda miliki. Orang dalam hubungan monogami adalah yang paling aman, selama kedua belah pihak tidak berhubungan seks dengan orang lain.

Namun untuk beberapa orang, hal ini mungkin tidak realistis. Maka dari itu, batasi jumlah pasangan anda. Jika memiliki lebih dari satu pasangan, anda memiliki lebih banyak risiko terkena penyakit menular seksual. Pencegahan sipilis yang pertama ini juga bisa membantu anda memiliki nama baik.

2. Jalani hubungan dengan perlahan dan jalani tes.

Percakapan tentang seks selalu terasa tidak nyaman, namun ini adalah salah satu cara pencegahan sipilis dan penyakit menular seksual lainnya yang paling efektif. Sebelum melakukan hubungan seks dengan seseorang yang baru, berbicaralah sebentar tentang aktivitas seksual anda di masa lalu, juga ketahui lebih dalam tentang mereka.

Anda bisa membuat percakapan ini terasa lebih nyaman, mengurangi kecanggungan, dan tidak terasa seperti interogasi dengan cara memulai percakapan terlebih dahulu.

3. Gunakan kondom dengan cara yang benar.


Penggunaan kondom sangat penting dalam menjalani hubungan seksual. Namun yang lebih penting adalah mengetahui cara menggunakan kondom dengan benar sebagai cara pencegahan sipilis.

Inilah cara menggunakan kondom pria dengan benar:


1. Periksa bungkusnya dan pastikan masih utuh. Perhatikan tanggal kadaluwarsa sebelum menggunakan kondom tersebut. Jangan menggunakan kondom jika kadaluwarsanya sudah lewat, karena bahan lateks yang menyusunnya bisa jadi sudah rusak sehingga lebih banyak risiko kondom robek saat digunakan.
2. Pastikan kondom tidak robek atau cacat di bagian mana pun. Jika ada sobekan sedikit saja, pencegahan sipilis ini akan sia-sia.
3. Simpan kondom di tempat yang sejuk dan kering. Jangan menyimpannya di dompet dalam jangka waktu panjang karena panas dan gesekan bisa merusaknya.
4. Hanya gunakan kondom yang terbuat dari lateks atau polyurethane.
5. Untuk menghindari kerusakan kondom, gunakan pelumas dengan bahan dasar air atau silikon. Pelumas dengan bahan dasar minyak bisa menyebabkannya rusak.
6. Jangan menggunakan sebuah kondom lebih dari satu kali atau menggunakan beberapa kondom dalam sekali pakai.

Berikut adalah cara menggunakan kondom wanita dengan benar:

1. Periksa bungkusnya, pastikan masih tertutup rapat, dan periksa tanggal kadaluwarsa.
2. Buka pembungkus dengan perlahan untuk menghindari kondom robek atau rusak. Setelah terbuka, pastikan tidak ada sobekan atau kerusakan lain.
3. Kondom wanita mempunyai satu ujung terbuka dan satu yang tertutup. Cara menggunakannya mirip dengan cara menggunakan tampon.

Menghindari Perilaku Berisiko


1. Jangan menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan terlarang.

Menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang bisa mempengaruhi penilaian anda dan membuat anda lupa akan tekad diri sendiri untukmelakukan seks aman. cobalah mengontrol konsumsi alkohol dan obat anda dengan cara membuatasi diri, misalnya satu minuman per jam. Selain itu, anda juga bisa mengatur konsumsi alkohol dengan cara meminum air di antara saat anda meminum alkohol.

2. Hindari pasangan dengan perilaku yang berisiko.

Cobalah mengidentifikasi dan menghindari melakukan aktivitas seks dengan mereka yang mempunyai risiko tinggi terkena penyakit menular seksual seperti sipilis. Beberapa orang yang harus anda hindari dalam rangka pencegahan sipilis adalah:


1. Pengguna obat-obatan yang disuntikkan
2. Pekerja seks komersial
3. Orang dengan banyak pasangan
4. Orang yang memperjualbelikan seks untuk uang atau obat-obatan 


3. Jangan terlibat dalam perilaku seks yang berisiko tinggi.

Cobalah menghindari perilaku yang berisiko tinggi seperti seks tanpa pelindung seperti kondom sebagai cara pencegahan sipilis. Selalu lakukan seks dengan aman, terlebih ketika melakukannya dengan pasangan anda untuk pertama kali.

Sebagai alternatif, lakukan aktivitas seksual yang mempunyai risiko rendah menyebarkan penyakit sebagai upaya pencegahan sipilis.

Pencegahan Sipilis Kambuh dan Menyebar


1. Kenali gejala sipilis.

Anda bisa mencegah penyebaran sipilis dengan cara mengenali gejala-gejalanya. Gejala sipilis bisa meliputi luka pada kulit, lesi, dan ruam di sekitar alat kelamin. Luka dan lesi juga bisa timbul di sekitar mulut dan bibir atau sekitar mulut anda. Ruam yang ditemukan pada telapak kaki dan tangan juga termasuk gejala dari sipilis.

Selain itu, anda mungkin juga akan merasakan demam, kelenjar yang membengkak, sakit tenggorokan, serta merasa lelah dan lemah. Pencegahan sipilis berlanjut ke tahap selanjutnya bisa dilakukan dari munculnya gejala-gejala ini.

2. Lakukan tes darah secara rutin.

Jika anda terkena penyakit sipilis atau penyakit itu kambuh, anda tidak selalu tahu karena gejalanya tak selelu muncul. Pastikanlah anda tidak terkena sipilis dengan cara melakukan tes darah. Jika anda berisiko, disarankan melakukan tes darah paling tidak satu kali per tahun.

3. Jika anda didiagnosa menderita sipilis, hindari melakukan hubungan seks untuk sementara waktu.

4. Jangan melakukan kontak langsung apa pun setelah pengobatan anda selesai dan dokter yang menangani anda mengatakan anda sudah aman.

5. Setelah anda mengetahui bahwa anda menderita sipilis, langsung beritahu pasangan anda agar ia menjalani tes secepatnya. Semakin cepat penyakit ini diketahui, semakin cepat pula penanganannya dan peluang sembuh semakin besar.

Apakah ada hubungan antara sipilis dengan HIV?


Tak ada hubungan langsung antara sipilis dengan HIV, namun luka yang ditimbulkan oleh sipilis membuat anda semakin rentan tertular HIV jika ada kontak dengan cairan tubuh penderita. Anda menjadi dua hingga lima kali lebih rentan terkena HIV jika anda menderita sipilis.

Siapa saja yang mempunyai risiko tinggi terkena sipilis?

Risiko tertular penyakit sipilis semakin meningkat saat anda menjalani hubungan seks tanpa pelindung, dengan atau tanpa penetrasi, jika dilakukan bersama orang dengan ciri seperti di bawah ini:

1. Pasangan baru (pria maupun wanita) yang belum pernah diperiksa oleh dokter atau petugas medis untuk membuktikan bahwa ia tidak terjangkit sipilis
2. Pasangan yang mempunyai satu atau lebih pasangan lain di luar pengetahuan anda
3. Lebih dari satu pasangan
4. Pasangan yang berisiko tinggi seperti pekerja seks

Komentar